PERATURAN KHUSUS SOP

PERATURAN KHUSUS

STANDARD OPERATIONAL PROCEDURE (SOP)

(Pedoman bagi Pengurus / Pengawas / Karyawan / Pengelola dan Anggota)

Standard Operatioanl Procedure (SOP) adalah peraturan yang memuat ketentuan-ketentuan dan prosedur tentang pengelolaan Koperasi, sebagai panduan dan pedoman bagi Pengurus, Pengawas, Pengelola, Karyawan maupun Anggota. SOP ini disusun atas dasar Visi, Misi dan Tujuan dibentuknya Koperasi sebagai Badan Usaha mengacu pada Undang – Undang No. 25 Tahun 1992 dan AD / ART Kopdit Pelangi Kasih.

VISI :

Terwujudnya Lembaga Pelayanan Usaha Keuangan yang dikelola secara professional berdasarkan pada nilai – nilai dan prinsip – prinsip Koperasi.

MISI

  1. Mengembangkan sikap saling menolong di antara para anggota, calon anggota dan masyarakat pada umumnya.
  2. Memberikan pelayanan Simpan Pinjam secara profesional berdasarkan pada prinsip – prinsip dan manajemen Koperasi guna menigkatkan kesejahteraan anggota pada khususnya dan  masyarakat pada umumnya.
  3. Memperkokoh struktur organisasi kelembagaan Koperasi baik intern maupun ekstern.
  4. Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Koperasi melalui penyuluhan, pendidikan dan pelatihan.
  5. Menjalin kerja sama dalam Gerakan Koperasi Kredit secara horisontal maupun vertikal dengan lembaga-lembaga mitra, baik pemerintah maupun non pemerintah.

TUJUAN :

Memajukan dan meningkatkan kesejahteraan anggota khususnya, masyarakat pada umumnya serta membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat  yang maju, adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang – Undang Dasar 1945.

IKATAN PEMERSATU & WILAYAH KERJA :

  1. Ikatan Pemersatu Koperasi Kredit Pelangi Kasih adalah Warga Masyarakat Umum.
  2. Wilayah kerja Koperasi Kredit Pelangi Kasih meliputi daerah Kota / Kabupaten Bandung dan sekitarnya.

SEKRETARIAT DAN PELAYANAN :

  1. Sekretariat dan Alamat Surat : Jl. Pandu No. 4 Bandung 40173 Telp. 022 – 76202834 Fax. 022 – 6036793.
  2. Hari, Waktu Pelayanan dan Tempat Pelayanan :
  1. Hari dan Waktu Pelayanan :

-          Kantor buka Pukul 08.00 – 17.00 WIB

-          Pelayanan Kas Hari Senin s/d Jumat Pukul 08.00 – 15.00 WIB

-          Hari Sabtu Pukul 08.00 – 13.00 WIB

-          Pelayanan Kredit Hari Selasa, Hari Kamis Pukul 11.00 – 13.00, Hari Jumat Pukul 15.00 – 17. 00 WIB

Hari Minggu dan Hari Libur tutup.

  1. Tempat Pelayanan di  Jl. Pandu No. 4 Bandung

KETENTUAN DAN PROSEDUR TENTANG KEANGGOTAAN

Koperasi Kredit Pelangi Kasih adalah Lembaga Keuangan sebagai Badan Usaha, dimana anggota sebagai nasabah sekaligus menjadi pemiliknya. Keanggotaan Koperasi Kredit Pelangi Kasih adalah Sukarela, dimana hak suara melekat pada diri anggota yang bersangkutan dan tidak dapat diwakilkan.

  1. 1. Persyaratan Menjadi Anggota
    1. Warga Negara Republik Indonesia berdomisili di wilayah kerja Koperasi Kredit Pelangi Kasih (alamat tempat tinggal sesuai dengan KTP / KK).
    2. Sudah dewasa, mempunyai kemampuan penuh untuk melakukan tindakan hukum.
    3. Mempunyai penghasilan, lebih diutamakan yang mempunyai usaha produktif.
    4. Suami isteri yang masing – masing mempunyai penghasilan dapat menjadi anggota.
    5. Menyatakan kesanggupan untuk hidup saling menolong, produktif dan surplus.
    6. Sanggup menyimpan secara teratur dan terus menerus.
    7. Sanggup mengikuti pendidikan / pelatihan / penyuluhan tentang perkoperasian dan khususnya Koperasi Kredit Pelangi Kasih.
    8. Mematuhi AD / ART dan peraturan lain yang berlaku di Koperasi Kredit Pelangi Kasih.
    9. Membayar uang pangkal atau uang pendaftaran sebesar Rp 20.000,- (dua puluh ribu rupiah).
    10. Membayar iuran Dana Sumbangan Kematian (DSKKPK) sebesar Rp 30.000,- per tahun
    11. Membayar kontribusi pendidikan sebesar Rp 20.000,- (dua puluh ribu rupiah).
  1. 2. Prosedur Penerimaan anggota
    1. Mengisi formulir aplikasi menjadi anggota dilampiri fotocopy KK dan KTP yang masih berlaku dan pas foto ukuran 2 x 3 cm dua lembar (menunjukkan KTP dan KK asli).
    2. Diperkenalkan oleh seorang anggota atau pengurus.
    3. Mengikuti penyuluhan / penjelasan tentang Perkoperasian khususnya Koperasi Kredit Pelangi Kasih yang dilakukan oleh Pengurus yang ditunjuk, yang belum mengikuti penyuluhan dinyatakan belum resmi menjadi anggota.
    4. Setelah mendapat rekomendasi dari Pengurus yang melaksanakan penyuluhan, akan diproses untuk mendapatkan buku anggota dengan membayar Uang Pangkal sebesar Rp 20.000,- Simpanan Pokok Rp 100.000,- Simpanan Wajib minimal Rp 30.000,- untuk bulan yang bersangkutan (Simpanan Wajib minimal Rp 30.000,- per bulan atau dapat lebih besar tergantung dari kemampuan dari masing – masing anggota), membayar DSKKPK untuk tahun berjalan sebesar Rp 30.000,- dan kontribusi pendidikan sebesar Rp 20.000,-
    5. Simpanan Pokok dapat diangsur dua kali, namun sebelum lunas calon anggota belum resmi menjadi anggota.
    6. Dinyatakan resmi menjadi anggota sejak dikeluarkan Buku Anggota dan dicatat dalam daftar keanggotaan Koperasi.
  1. 3. Prosedur Pemberhentian Anggota :
    1. Berakhirnya keanggotaan diatur dalam Anggaran Dasar Bab V pasal 10.
    2. Sesuai dengan kriteria seperti tersebut pada Anggaran Dasar Bab V Pasal 10 ayat 1, bagi anggota yang tidak berpartisipasi dan melalaikan kewajibannya selama satu tahun berturut – turut, maka dinyatakan sebagai anggota non aktif dan akan diberi peringatan terlebih dahulu sebelum diberhentikan dari keanggotaan.
    3. Mengisi formulir permohonan keluar dari keanggotaan.
    4. Setiap anggota yang keluar dikenakan biaya administrasi sebesar Rp 10.000,- yang diperhitungkan dari simpanannya.
  1. 4. Hak dan Kewajiban Anggota (sesuai dengan Anggaran Dasar Bab V pasal 8 dan 9)

  • Hak Anggota :
  1. Menghadiri, menyatakan pendapat dan memberikan suara dalam Rapat Anggota.
  2. Memilih dan atau dipilih menjadi Pengurus atau Pengawas.
  3. Meminta diadakan Rapat Anggota dan Rapat Anggota Luar Biasa sesuai dengan mekanisme yang tercantum dalam Anggaran Dasar.
  4. Mendapatkan pelayanan dari Koperasi.
  5. Mengemukakan pendapat dan saran kepada Pengurus dan Pengawas di luar Rapat Anggota baik diminta maupun tidak diminta.
  6. Meminta keterangan mengenai perkembangan Koperasi.
  7. Mendapatkan bagian dari Sisa Hasil Usaha (SHU) sesuai dengan jasa usaha masing – masing anggota terhadap Koperasi.
  8. Mendapatkan bagian dari Sisa Hasil Penyelesaian apabila Koperasi bubar.
  • Kewajiban Anggota :
  1. Mematui Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, Peraturan Khusus dan Peraturan lain yang berlaku serta Keputusan Rapat Anggota.
  2. Melunasi Simpanan Pokok dan membayar Simpanan Wajib, serta Simpanan lainnya sesuai dengan Peraturan yang berlaku atau Keputusan lain yang disahkan oleh Rapat Anggota.
  3. Membayar kembali pinjaman dan bunga sesuai dengan peraturan yang sudah ditentukan.
  4. Berpartisipasi dalam kegiatan usaha maupun kegiatan lainnya yang diselenggarakan oleh Koperasi.

e.  Mengembangkan dan memelihara kebersamaan berdasarkan azas kekeluargaan.

  1. Menanggung kerugian Koperasi sesuai ketentuan yang diatur dalam Anggaran Dasar.
  2. Memberitahukan alamat yang baru kepada Pengurus apabila pindah alamat tempat tinggal.
  1. 5. Keanggotaan Luar Biasa

Keanggotaan luar biasa diatur dalam AD Bab V pasal 12 ayat (1) sd ayat (10), ART Bab I Pasal 2 ayat (1) sd (3).


KEPENGURUSAN DAN MANAJER / KARYAWAN

  1. 1. Kepengurusan :
    1. Kepengurusan Koperasi Kredit Pelangi Kasih terdiri dari Pengurus dan Pengawas. Struktur dan Bagan Kepengurusan sebagai berikut :
  1. Ketentuan – ketentuan tentang Kepengurusan (Pengurus dan Pengawas) diatur dalam Anggaran Dasar Bab VII pasal 22 sampai dengan pasal 28, Bab VIII pasal 29 sampai dengan pasal 36 dan Anggaran Rumah Tangga Bab III pasal 6 sampai dengan pasal 10.
  2. Pengurus wajib hadir di kantor minimal satu kali seminggu pada setiap hari Jumat antara Pukul 15.00 – 17.00 untuk mengadakan koordinasi antara pengurus.
  3. Tugas – tugas Pengurus dan Pengawas secara rinci diatur dalam Peraturan tersendiri.
  4. Pengurus yang tidak melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya akan dikenakan sangsi sesuai dengan hasil evaluasi dalam rapat gabungan pengurus.
  1. 2. Ketentuan tentang Pemilihan Pengurus / Pengawas
    1. Ketentuan tentang pemilihan pengurus / pengawas serta syarat-syarat yang dapat dipilih sebagai pengurus / pengawas diatur dalam AD Bab VII pasal 22 ayat 1,2,3; ART Bab III pasal 6 sampai dengan pasal 10.
    2. Pembentukan Panitia Pemilihan diatur dalam ART Bab III pasal 7 ayat 1 dan 2 melalui Surat Keputusan Pengurus.
    3. Panitia Pemilihan bertanggung jawab kepada Pengurus.
    4. Mekanisme pemilihan diatur dalam ART Bab III pasal 8 ayat 2,3 dan 4.

  1. 3. Ketentuan tentang Rapat Pengurus dan Rapat Gabungan Pengurus
    1. Rapat Pengurus diadakan minimal satu bulan satu kali untuk mengadakan evaluasi kinerja kepengurusan dan mengukur / posisi kesehatan koperasi.
    2. Rapat Gabungan Pengurus (Pengurus dan Pengawas) diadakan minimal tiga bulan satu kali dalam rangka mensinergikan koordinasi antara pengurus dan pengawas.
    3. Rapat kerja pengurus / pengawas untuk menyusun rencana kerja dan RAPB diselenggarakan setiap akhir tahun.
    4. Bagi pengurus ataupun pengawas yang tiga kali berturut-turut tidak hadir dalam rapat dianggap mengundurkan diri dari kepengurusan.
  1. 4. Manajer dan Karyawan
    1. Sesuai dengan AD Bab VII pasal 25 ayat 1 (a) dan (b), pengurus dapat mengangkat pengelola (manajer dan karyawan) sesuai perkembangan koperasi, dan rencana usulan tersebut diajukan kepada Rapat Anggota untuk mendapat persetujuan.
    2. Tugas, tanggung jawab, wewenang Manajer dan Karyawan diatur dalam Surat Perjanjian atau Peraturan Tersendiri (AD Bab IX pasal 37 ayat 1 sampai dengan ayat 4, ART Bab IV pasal 11 ayat 1 sampai dengan ayat 7 dan pasal 12 ayat 1 sampai dengan ayat 6.
    3. Manajer dan Karyawan wajib hadir dalam rapat pengurus / rapat gabungan pengurus apabila diperlukan.

KETENTUAN DAN PROSEDUR TENTANG SIMPANAN ANGGOTA

Dalam rangka menghimpun modal koperasi, selain jenis-jenis simpanan yang diatur dalam AD Bab XIV pasal 42 dan 43, ART Bab VI pasal 14 dan 15, dikembangkan berbagai jenis simpanan (diversifikasi simpanan) :

  1. A. SIMPANAN SAHAM
  • Simpanan Saham adalah beberapa jenis simpanan yang dikonversikan ke dalam bentuk saham dengan nilai Rp 1.000,- per satu unit saham, dan akan mendapatkan deviden atau Balas Jasa Simpanan (BJS) dari SHU pada akhir tahun.
  • Simpanan Saham tidak dapat ditarik atau diambil selama masih menjadi anggota Koperasi.
  • Simpanan Saham dapat dipergunakan sebagai jaminan pinjaman.
  • Simpanan Saham diikutsertakan dalam Program DAPERMA.

Jenis – Jenis Simpanan Saham adalah sebagai berikut :

  1. Simpanan Pokok (SP)

Simpanan Pokok adalah simpanan yang dibayar sekali pada saat masuk menjadi anggota Koperasi sebesar Rp 100.000,- (seratus ribu rupiah), Anggaran Dasar Bab XIV  pasal 42 ayat (1).

  1. Simpanan Wajib (SW)

Simpanan Wajib adalah simpanan yang wajib dibayar oleh anggota Koperasi setiap bulan minimal Rp 30.000,- (tiga puluh ribu rupiah), atau dapat lebih besar sesuai dengan kemampuan masing-masing anggota. ART Bab VI pasal 14 ayat (2).

  1. Simpanan Sukarela (SS)

Dalam rangka meningkatkan jumlah simpanan, anggota dapat menyimpan sebagai Simpanan Sukarela sesuai dengan kemampuan masing-masing anggota. ART Bab VI pasal 14 ayat (3).

  1. Simpanan Kapitalisasi

Simpanan Kapitalisasi adalah simpanan yang wajib disetor dari persentase pinjaman yang dikabulkan dan masuk ke dalam Simpanan Sukarela anggota yang bersangkutan.

  1. B. SIMPANAN NON SAHAM atau SIMPANAN KHUSUS

Simpanan Non Saham atau Simpanan Khusus adalah Simpanan yang diperlakukan secara khusus, tidak dikonversikan sebagai saham dan tidak diikutsertakan dalam Porgram DAPERMA.

Jenis – Jenis Simpanan Non Saham adalah sebagai berikut :

  1. 1. Simpanan Bunga Harian (Sibuhar)
    1. Anggota mapun bukan anggota yang mempunyai kemampuan penuh untuk melakukan tindakan hukum dapat menjadi peserta dengan mengisi formulir aplikasi pembukaan simpanan dilampiri fotocopy KTP yang masih berlaku dan biaya administrasi Rp 5.000,- untuk anggota dan Rp 10.000,- untuk bukan anggota.
    2. Setoran pertama minimal Rp 100.000,- (seratus ribu rupiah) dan setoran berikutnya minimal Rp 10.000,- (sepuluh ribu rupiah).
    3. Penyetoran simpanan dapat dilakukan oleh penabung sendiri atau orang lain dengan membawa buku simpanan dan mengisi slip setoran.
    4. Sebagai bukti simpanan, Koperasi akan menerbitkan buku tabungan atas nama Penabung, dan apabila buku telah terisi penuh penggantiannya tidak dikenakan biaya.
    5. Apabila Buku Tabungan hilang atau rusak, penabung harus segera memberitahukan kepada Koperasi dan biaya penggantian ditanggung oleh penabung.
    6. Besarnya suku bunga simpanan sebesar 8 % per tahun, dan apabila terjadi perubahan akan diberlakukan pada bulan berikutnya.
    7. Perhitungan bunga pada akhir bulan, dapat diambil atau langsung masuk ke simpanan (buga berbunga).
    8. Penarikan simpanan harus disertai buku tabungan dan menunjukkan identitas diri yang sah namun apabila oleh bukan penabung harus dengan surat kuasa di atas meterai disertai buku tabungan, fotocopy KTP pemberi kuasa dan penerima kuasa dan menunjukan KTP asli.
    9. Dalam hal penarikan simpanan dikuasakan, pihak Koperasi berhak menolak apabila dari hasil penelitian ternyata keabsahan kuasa tersebut diragukan.
    10. Penarikan simpanan dalam jumlah besar harus memberitahukan terlebih dahulu paling lambat satu minggu sebelumnya.
    11. Penutupan rekening yang dilakukan sebelum saldo mengendap selama satu bulan tidak diperhitungkan bunga.
    12. Saldo simpanan mengendap minimal Rp 100.000,- (seratus ribu rupiah) dan penutupan rekening dikenakan biaya Rp 10.000,- (sepuluh ribu rupiah).
    13. Sibuhar dapat dipergunakan sebagai jaminan pinjaman dengan ketentuan tidak dapat diambil selama pinjaman belum lunas.
  1. 2. Simpanan Ziarah Iman

Simpanan Ziarah Iman adalah simpanan yang ditujukan untuk biaya Ziarah Iman ke tempat – temapt suci keagamaan baik di dalam negeri maupun di luar negeri misalnya ke Vatikan, Eropa, Arab Saudi termasuk biaya naik haji.

  1. Anggota maupun bukan anggota yang mempunyai kemampuan penuh untuk melakukan tindakan hukum dapat menjadi peserta, dengan mengisi formulir aplikasi pembukaan simpanan dilampiri fotocopy KTP dan biaya administrasi sebesar Rp 5.000,-
  2. Simpanan ini diperlakukan seperti ketentuan Simpanan Bunga Harian (Sibuhar).
  3. Penarikan Simpanan sesuai dengan perjanjian.
  4. Dapat dijadikan jaminan pinjaman, dan tidak dapat ditarik selama pinjaman belum lunas.
  1. 3. Simpanan Pendidikan (Simdik)
    1. Anggota maupun bukan anggota dapat menjadi peserta dengan mengisi formulir aplikasi simpanan dan biaya administrasi Rp 5.000,-
    2. Setoran pertama minimal Rp 10.000,- (sepuluh ribu rupiah) selanjutnya sesuai kemampuan.
    3. Setoran simpanan dengan membawa buku simpanan dan mengisi slip setoran.
    4. Kalau buku tabungan rusak biaya penggantian buku ditanggung oleh penabung.
    5. Penarikan simpanan dengan membawa buku tabungan dan menunjukkan identitas diri yang sah, atau memberikan kuasa kepada orang lain dengan surat kuasa di atas meterai secukupnya.
    6. Koperasi berhak menolak penarikan simpanan yang dikuasakan apabila keabsahan surat kuasa tersebut diragukan.
    7. Saldo simpanan mengendap Rp 10.000,- dan biaya penutupan rekening Rp 10.000,-
    8. Besarnya suku bunga simpanan sebesar 5 % per tahun, dan apabila terjadi perubahan akan diberlakukan pada bulan berikutnya.

  1. 4. Simpanan Berjangka (Simka)
    1. Anggota maupun bukan anggota yang mempunyai kemampuan penuh untuk melakukan tindakan hukum dapat menjadi peserta dengan mengisi formulir aplikasi pembukaan simpanan dilampiri foto copy KTP dan biaya administrasi Rp 10.000,-
    2. Setoran pertama minimal Rp 1.000.000,- selanjutnya minimal Rp 50.000,-
    3. Setoran simpanan dengan membawa buku simpanan dan mengisi slip setoran.
    4. Besarnya suku bunga 8,5 % per tahun setiap saat dapat berubah.
    5. Penarikan simpanan memberitahukan terlebih dahulu dengan mengisi slip penarikan simpanan disertai buku simpanan dan menunjukkan identitas diri yang sah.
    6. Penutupan rekening sebelum saldo mengendap satu bulan tidak akan diperhitungkan bunga dan saldo mengendap minimal Rp 1.000.000,-
    7. Penutupan rekening dikenakan biaya Rp 10.000,-
    8. Simka dapat dijadikan jaminan pinjaman dan tidak dapat ditarik selama pinjaman belum lunas.

  1. 5. Simpanan Deposito
    1. Anggota maupun bukan anggota yang mempunyai kemampuan penuh untuk melakukan tindakan hukum dapat menjadi peserta dengan mengisi formulir aplikasi pembukaan seimpanan dilampiri foto copy KTP dan biaya administrasi Rp 10.000,-
    2. Setoran pertama minimal Rp 5.000.000,- penabung akan mendapat Sertifikat Tabungan.
      1. Jangka waktu simpanan sesuai dengan perjanjian (3,6,9,12 bulan).
      2. Besarnya suku bunga 9 % per tahun setiap saat dapat berubah sesuai dengan bunga pasar.
      3. Penarikan simpanan setelah jatuh tempo sesuai dengan perjanjian dan memberitahukan terlebih dahulu.
      4. Penarikan yang dikuasakan dengan surat kuasa di atas meterai secukupnya, membawa Sertifikat Simpanan Deposito dan menunjukkan identitas penabung dan yang diberi kuasa (KTP asli).
      5. Simpanan Deposito dapat menjadi jaminan pinjaman dan tidak dapat ditarik selama pinjaman belum lunas.
  1. 6. Simpanan Hari Tuan (Sihatu)
    1. Anggota maupun bukan anggota yang mempunyai kemampuan penuh untuk melakukan tindakan hukum dapat menjadi peserta dengan mengisi formulir aplikasi pembukaan simpanan dilampiri fotocopy KTp dan membayar biaya administrasi Rp 10.000,-
    2. Setoran pertama minimal sebesar Rp 30.000,- selanjutnya per bulan Rp 30.000,-
    3. Setoran dengan membawa buku dan mengisi slip setoran.
    4. Jangka waktu minimal 5 tahun, seterusnya dapat diperpanjang 10,15, 20 tahun dst.
    5. Bunga simpanan 9 % per tahun setiap saat dapat berubah.
    6. Penarikan simpanan dilakukan setelah jatuh tempo sesuai perjanjian.
    7. Penarikan simpanan dengan membawa buku tabungan, menunjukkan identitas diri/KTP, apabila dikuasakan kepada orang lain dilengkapi dengan surat kuasa di atas meterai secukupnya, identitas asli dan fotocopynya dari penabung dan penerima kuasa.
    8. Penutupan tabungan dikenakan biaya sebesar Rp 10.000,- (sepuluh ribu rupiah).
    9. Penutupan Simpanan sebelum jatuh tempo dikenakan denda sebesar 5 % dari saldo simpanan.
    10. Apabila penabung meninggal dunia sebelum jatuh tempo, tabungan dapat diambil oleh ahli warisnya dengan membawa buku tabungan dan menunjukkan identitas diri serta surat kematian.
    11. Simpanan Hari Tua (SIHATU) dapat dipergunakan sebagai jaminan pinjaman, tetapi selama pinjaman belum lunas simpanan tidak dapt ditarik.

KETENTUAN DAN PROSEDUR TENTANG PINJAMAN ANGGOTA

  1. 1. Persyaratan Pinjaman
    1. Sudah resmi / sah menjadi anggota (bagi anggota baru, minimal 90 hari telah menjadi anggota) dan telah memenuhi kewajibannya.
    2. Sudah mengikuti Paket Pelatihan Dasar Koperasi Kredit satu hari, yang diselenggarakan oleh Kopdit Pelangi Kasih dan dinyatakan dengan Sertifikat.
    3. Telah lunas dari pinjaman lama (tidak mempunyai saldo pinjaman atau tunggakan).
    4. Mempunyai kondutie baik sesuai dengan ketentuan.
    5. Membuat rincian penggunaan pinjaman dan rincian penghasilan / kemampuan pengembalian secara jujur dan benar.
    6. Sanggup memberikan jaminan dan menandatangani Surat Kuasa Menjual Bermeterai / SKMB.
    7. Sanggup menandatangani Surat Perjanjian Pinjaman dan menaati secara disiplin.
    8. Sanggup membayar biaya Notaris apabila Perjanjian Pinjaman harus dilegalisir oleh Notaris.
  1. 2. Tujuan Pinjaman
  1. Tujuan Kesejahteraan, antara lain :
  • Membeli barang – barang peralatan rumah tangga, hiburan keluarga dan renovasi rumah.
  • Biaya sekolah atau hal-hal lain dalam rangka meningkatkan kesejahteraan keluarga.
  • Membeli kendaraan sebagai sarana kerja.
  • Menambah modal usaha
  • Memperluas usaha yang sudah / sedang berjalan.
  • Usaha lain yang dapat menambah penghasilan keluarga.
  1. Tujuan Produktif, antara lain :
  1. Tujuan Darurat, untuk keperluan yang sifatnya benar-benar darurat, jumlah pinjaman terbatas di bawah simpanan yang bebas.
  1. 3. Ketentuan Pinjaman

Ketentuan Umum :

  1. Pinjaman diberikan sebesar simpanan.
  2. Apabila lebih dari simpanan klasifikasi Pinjaman menurut Simpanan Saham sebagai berikut :
  • Simpanan sampai dengan Rp 1.000.000,- maksimum pinjaman dua kali simpanan.
  • Simpanan Rp 2.500.000,- sd Rp 4.000.000,- maksimum pinjaman Rp 10.000.000,-
  • Simpanan Rp 4.000.000,- sd Rp 7.500.000,- maksimum pinjaman Rp 20.000.000,-
  • Simpanan Rp 7.500.000,- sd Rp 15.000.000,- maksimum pinjaman Rp 40.000.000,-
  • Simpanan sampai dengan Rp 500.000,- maksimum pinjaman Rp 1.000.000,-
  • Simpanan Rp 500.000,- sd Rp 750.000,- maksimum pinjaman Rp 1.500.000,-
  • Simpanan Rp 750.000,- sd Rp 1.000.000,- maksimum pinjaman Rp 2.000.000,-
  • Angsuran sampai bulan ke 6 akan menjadi pertimbangan bagi pinjaman berikutnya.
  • Masa keanggotaan akan menjadi pertimbangan.
  • Simpanan saham dan simpanan non saham (kecuali simdik), sebelum pinjaman lunas simpanan tidak dapat diambil.
  • Simpanan anggota lain, tidak dapat diambil sebelum pinjaman lunas.
  • Surat berharga berupa Sertifikat Tanah / Rumah atas nama peminjam, BPKB dan Surat Kuasa pemotongan gaji.
  1. Pinjaman di atas Rp 30.000.000,- harus diketahui oleh Ketua Koperasi dan dilegalisir oleh Notaris atau dengan Surat Kuasa Menjual Bermeterai (SKMB).
  2. Bagi anggota yang baru pertama kali pinjam berlaku klasifikasi sebagai berikut :
  1. Pinjaman yang melebihi simpanan akan dikenakan jaminan berupa barang / surat berharga antara lain :
  1. Jaminan akan dilegalisir oleh Notaris dengan biaya ditanggung oleh peminjam, atau peminjam harus menandatangani Surat Kuasa Menjual Bermeterai (SKMB).
  2. Semua pinjaman yang dikabulkan akan dikenakan wajib Simpanan Kapitalisasi.

Ketentuan Pinjaman Kesejahteraan :

  1. Besar pinjaman sesuai dengan klasifikasi pinjaman pada ketentuan umum dan kemampuan keuangan koperasi.
  2. Bunga pinjaman sebesar 2 % menurun atau 1,5 % tetap per bulan.
  3. Jangka waktu angsuran 12 bulan atau maksimal 20 bulan (negosiasi).
  4. Provisi pinjaman sebesar 1 % tetapi apabila jangka waktu angsuran lebih dari 12 bulan dikenakan Provisi 1,5 % dari pinjaman yang dicairkan.
  5. Khusus untuk pembelian kendaraan bermotor :
  • Jumlah pinjaman sebesar harga kendaraan yang mau dibeli ditambah dengan biaya administrasi dan biaya premi asuransi.
  • Surat pernyataan dari peminjam tentang BPKB dan kendaraan menjadi jaminan kepada Koperasi, dan apabila 3 (tiga) bulan berturut-turut tidak membayar angsuran dan bunga pinjaman, maka BPKB dan kendaraan akan disita Koperasi.
  • Jangka waktu angsuran maksimum 36 bulan atau tiga tahun.
  • Bunga pinjaman sebesar 1,5 % tetap atau 2 % menurun per bulan (negosiasi).
  • Biaya Provisi 1,5 % dari pinjaman.

Ketentuan Pinjaman Produktif :

  1. Besar pinjaman sesuai dengan klasifikasi pinjaman pada ketentuan umum dan kemampuan keuangan koperasi.
  2. Bunga pinjaman sebesar 2 % menurun atau 1,5 % tetap per bulan.
  3. Jangka waktu angsuran 12 bulan atau maksimal 24 bulan (negosiasi).
  4. Provisi pinjaman sebesar 1 % tetapi apabila jangka waktu angsuran lebih dari 12 bulan dikenakan Provisi 1,5 % dari pinjaman yang dicairkan.
  5. Jaminan pinjaman berlaku ketentuan Jaminan pada butir 3 e,f dan g di atas.
  6. Pinjaman yang dikabulkan dikenakan wajib menyimpan Kapitalisasi.
  1. 4. Prosedur Pengajuan Pinjaman
  1. Permohonan pinjaman minimal satu minggu sebelumnya diajukan kepada pengurus atau melalui karyawan.
  2. Mengisi formulir permohonan pinjaman dan daftar isian penghasilan / pengeluaran secara cermat, lengkap, jujur dan benar, diketahui oleh suami / isteri, dilampiri foto copy KK dan KTP suami isteri.
  3. Permohonan pinjaman akan diteliti, dianalisa (prinsip TUKKEPPAR) dan disurvey oleh bagian kredit.
  4. Bagian Kredit berhak mencari informasi dari berbagai pihak tentang peminjam.
  5. Konsultasi / wawancara dengan bagian kredit pada hari yang ditentukan sesuai dengan hari / jadual pelayanan kredit (pada waktu wawancara KTP dan KK asli dibawa).
  6. Bagian kredit sebelum memutuskan permohonan pinjaman terlebih dahulu mengadakan koordinasi dengan bendahara tentang kondisi keuangan koperasi.
  7. Bagian kredit berhak mengambil keputusan menunda, mengurangi ataupun mengabulkan permohonan pinjaman.
  8. Keputusan bagian kredit sah apabila ditandatangani oleh minimal dua orang dari tiga orang bagian kredit :
  • Apabila hanya satu orang bagian kredit yang hadir, akan dibantu oleh seorang anggota pengurus dan keputusannya sah.
  • Apabila semua bagian kredit tidak hadir dan pinjaman mendesak, dua orang pengurus ditunjuk untuk melayani pinjaman dan dapat memutuskan pinjaman sebesar simpanan saja dan keputusannya sah, namun harus segera memberitahukan kepada bagian kredit.
  1. Setelah diputuskan oleh bagian kredit, proses selanjutnya adalah realisasi / pencairan kredit.
  1. 5. Realisasi Pinjaman
  1. Setelah diputuskan oleh Bagian Kredit, proses selanjutnya akan ditangani oleh Bendahara untuk dibuat Surat Perjanjian Pinjaman dan Surat Keterangan Menjual Bermeterai (SKMB) yang akan ditandatangani oleh Bendahara dan Peminjam dengan dibubuhi meterai secukupnya (biaya meterai ditanggung Peminjam).
  2. Dalam mengisi Surat Perjanjian Pinjaman, peminjam harus mengerti benar akan kewajiban – kewajibannya dan sangsi – sangsinya.
  3. Surat Perjanjian Pinjaman akan dibuat rangkap dua masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang sama, satu untuk Koperasi dan satu untuk Peminjam.
  4. Apabila diperlukan, sebelum realisasi kredit Perjanjian Pinjaman akan dilegalisir oleh Notaris yang telah ditunjuk oleh Koperasi (biaya Notaris ditanggung oleh Peminjam).
  5. Pinjaman akan dicatat dalam Buku Anggota yang bersangkutan, dan dibukukan sesuai dengan sistem pembukuan yang berlaku.
  6. Tanggal jatuh tempo pinjaman adalah tanggal pada saat realisasi dan penandatanganan Surat Perjanjian Pinjaman.
  7. Pinjaman yang dikabulkan akan dikenakan wajib simpan sesuai dengan kesepakatan (sebagai Simpanan Kapitalisasi) yang dimasukkan ke dalam Simpanan Sukarela (SS).
  1. 6. Sangsi Keterlambatan Angsuran Pinjaman
  1. Angsuran pinjaman setiap bulan paling lambat pada tanggal jatuh tempo angsuran.
  2. Keterlambatan dari tanggal jatuh tempo angsuran dikenakan sangsi denda sebagai berikut :

-          Hari H + 1 s/d H+7 akan diperhitungkan denda harian.

-          Hari H + 8 dan seterusnya akan dikenakan denda 1 % kali Saldo Pinjaman setiap bulan.

  1. Angsuran yang belum dibayar pada bulan bersangkutan harus dibayar pada bulan berikutnya yakni Angsuran bulan lalu ditambah angsuran bulan ini ditambah dengan bunga yang belum dibayar dan ditambah lagi dengan denda.
  2. Hanya membayar bunga saja, tetap dikenakan denda.
  3. Satu bulan tidak membayar angsuran, anggota yang bersangkutan akan diberi peringatan, bila tiga bulan berturut – turut tidak membayar akan diadakan musyawarah untuk mencari solusi penyelesaian termasuk eksekusi jaminan atau sangsi hukum sesuai perjanjian yang sudah disepakati dan ditandatangani.
  4. Bagi anggota yang pernah menunggak angsuran, akan menjadi catatan / konduite dan akan menjadi bahan pertimbangan pengajuan pinjaman berikutnya.
  5. Apabila 3 (tiga) bulan berturut-turut tidak mebayar angsuran tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan dan apabila tidak dapat lagi diajak bermusyawarah, selain sangsi tersebut di atas, maka akan segera diajukan tuntutan hukum sesuai hukum yang berlaku termasuk menyita barang jaminan sesuai dengan SKMB.
  6. Bagian kredit berhak mengusulkan untuk memberhentikan anggota yang mempunyai kondite tidak baik berdasarkan data-data yang sah.
  1. 7. Ketentuan Pinjaman Darurat
  1. Mengisi formulir permohonan pinjaman darurat, disertai dengan bukti – bukti kebutuhan yang benar – benar darurat (misalnya untuk biaya kecelakaan, sakit mendadak, beli obat dan lain sebagainya).
  2. Besar pinjaman akan dilihat sesuai kebutuhan dan disesuaikan / diperhitungkan dengan jumlah simpanan yang bebas (tidak sebagai jaminan pinjaman).
  3. Pinjaman harus dikembalikan dalam jangka waktu dua minggu atau paling lambat satu bulan dan tidak dikenakan bunga.
  4. Apabila lewat dari satu bulan belum dibayar kembali, maka simpanan anggota yang bersangkutan akan dipotong langsung untuk membayar, atau dimasukkan ke pinjaman biasa dan akan dikenakan aturan / ketentuan pinjaman biasa.
  1. 8. Hal – hal yang menyimpang dari Ketentuan tentang Prosedur Pinjaman Anggota yang tercantum pada butir 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 tersebut di atas akan diputuskan / diselesaikan kasus per kasus melalui rapat Pengurus.

PROSEDUR PINJAMAN KEPADA PIHAK KETIGA

  1. Pinjaman kepada Pihak ketiga (Puskopdit atau pihak lain) untuk tambahan modal dan atau pembelian barang guna pengembangan organisasi, akan diputuskan melalui rapat Pengurus untuk menentukan besarnya pinjaman dan kemampuan angsuran serta jangka waktu pengembalian pinjaman.
  2. Proposal permohonan pinjaman ditandatangani oleh Bendahara dan Ketua.
  3. Bendahara atas nama Koperasi dapat menandatangani perjanjian pinjaman dengan Puskopdit atau dengan pihak ketiga.

KEBIJAKAN TENTANG KEUANGAN

  1. a. Prosedur Pengeluaran Biaya
    1. Pengeluaran biaya yang menyangkut kewajiban Koperasi kepada Puskopdit dan Premi Daperma sesuai dengan ketentuan dapat langsung dikeluarkan oleh Bendahara.
    2. Pengeluaran biaya untuk pembelian ATK, biaya rapat pengurus sesuai dengan kebutuhan dapat dikeluarkan oleh Bendahara dengan persetujuan Ketua.
    3. Biaya transport pengurus setiap kali hadir untuk melaksanakan tugasnya pada waktu dan hari yang sudah ditentukan, mendapatkan uang transport sebesar Rp 20.000,- (dua puluh  ribu rupiah) atau sesuai keputusan rapat pengurus dan dilaporkan kepada Rapat Anggota.
    4. Pengeluaran biaya untuk pelatihan dan kegiatan lain yang diselenggarakan oleh Puskopdit di kota Bandung / di luar kota sesuai ketentuan Puskopdit; dan uang transport sebesar 15.000,- (lima belas ribu rupiah) per hari atau sesuai keputusan rapat pengurus, dan dilaporkan kepada Rapat Anggota.
    5. Pengeluaran biaya untuk penyuluhan calon anggota dan anggota, dan untuk biaya survey pinjaman anggota akan diputuskan oleh rapat pengurus dan dilaporkan kepada Rapat Anggota.
    6. Pengeluaran biaya untuk honor bendahara sebesar Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah) per bulan sesuai keputusan rapat gabungan pengurus dan dilaporkan kepada Rapat Anggota.
    7. Pengeluaran biaya untuk Karyawan setiap bulan sesuai dengan Surat Keputusan Pengurus dan dilaporkan kepada Rapat Anggota.
    8. Pengeluaran biaya untuk pembelian barang yang dipakai sebagai inventaris harus diputuskan dalam rapat gabungan pengurus dan dilaporkan kepada Rapat Anggota.
    9. Semua jenis pengeluaran harus disetujui / diketahui oleh Ketua.
  1. b. Prosedur Penyimpanan Uang Kas
    1. Setiap hari kerja (kecuali hari libur) kas buka dari jam 08.30 s/d 15.00 WIB
    2. Selebihnya uang harus disimpan atas nama Koperasi di Puskopdit Jabar sebagai Simpanan Khusus (TAHAKU).
    3. Yang berhak mengambil simpanan di Puskopdit baik Simpanan Saham maupun TAHAKU atas nama Koperasi adalah Ketua atau Bendahara.
    4. Untuk mengurangi resiko demi keamanan, guna memudahkan transfer ke dan dari Puskopdit ataupun anggota, Bendahara atas nama Koperasi perlu membuka rekening di Bank BCA.
  1. c. Ketentuan Pembagian Keuntungan (SHU)

Keuntungan adalah pendapatan dikurangi pengeluaran biaya (biaya modal dan biaya operasional). Pada akhir tahun setelah dikurangi dengan biaya-biaya lain termasuk biaya RAT, SHU akan dibagi sebagai berikut :

1. Dana Cadangan                                        : 15 %

2. Balas Jasa Simpanan                                : 30 %

3. Balas Jasa Pinjaman                 : 20 %

4. Dana Pengurus                                         : 15 %

5. Dana Pendidikan                                      : 10 %

6. Dana Kesj. Karyawan                               : 2,5 %

7. Dana Sosial                                                : 3 %

8. Dana Pembangunan Daerah                  : 2 %

9. Dana Resiko                                              : 3,5 %

  1. d. Dana Perlindungan Bersama (DAPERMA) dan Dana Santunan Kematian (DSKKKPK).

  1. Dana Perlindungan Bersama (DAPERMA) yang diselenggarakan oleh Inkopdit untuk melindungi Simpanan dan Pinjaman Anggota; dimana iuran / preminya dibayar oleh Koperasi. Asuransi Daperma ini tidak melindungi anggota yang meninggal dunia di atas 70 tahun ke atas karena tidak menerima santunan kematian.
  2. Untuk melindungi anggota yang meninggal pada usia 70 tahun ke atas maka Koperasi akan menyelenggarakan Program Dana Santunan Kematian Koperasi Kredit Pelangi Kasih (DSKKKPK) dengan ketentuan sebagai berikut :
    1. Setiap anggota wajib membayar premi /iuran sebesar Rp 30.000,- (tiga puluh ribu rupiah) per tahun.
    2. Apabila anggota (termasuk anggota yang berusia 70 tahun ke atas) meniggal dunia, ahli waris / keluarganya akan menerima santunan sebesar Rp 3.000.000,- (tiga juta rupiah) dari Koperasi.
    3. Klaim santunan kematian kepada Koperasi dilampiri fotocopy surat kematian yang diketahui oleh Rt / Rw setempat, dan menunjukkan surat kematian yang asli.
    4. Ketentuan ini akan dievaluasi / ditinjau setiap dua tahun sekali.

KETENTUAN PENUTUP

  1. Peraturan / ketentuan ini setiap saat dapat diubah sesuai dengan situasi dan kondisi serta perkembangan Koperasi atas persetujuan Rapat Pengurus, yang kemudian akan dilaporkan pada Rapat Anggota.
  2. Hal – hal lain yang belum diatur dalam ketentuan ini akan diadakan penyesuaian dan diputuskan dalam Rapat Pengurus, yang kemudian dilaporkan pada Rapat Anggota.
  3. Apabila kemudian hari terdapat kekeliruan dalam peraturan / ketentuan ini, akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.
  4. Dengan dikeluarkan peraturan ini, maka Peraturan Khusus terdahulu dinyatakan tidak berlaku lagi.
  5. Peraturan / Ketentuan ini berlaku sejak tanggal 1 Januari 2010 sampai ada perubahan.

Ditetapkan di        : Bandung

Pada tanggal          : 31 Desember 2009

A.N. PENGURUS KOPDIT PELANGI KASIH

There are no comments on this page.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: